TANGERANG | PROGRESIFMEDIA.ID – Sejumlah persoalan ditemukan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Banten, salah satunya di Kabupaten Lebak, di mana tempat makan (tray) diketahui tercampur dengan limbah air cuci piring.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Banten Andra Soni memperkuat pengawasan dengan membangun kantor bersama di Gedung Provinsi Banten. Kantor tersebut difungsikan sebagai pusat koordinasi dan komunikasi pelaksanaan MBG di wilayah Banten.
“Kami membangun sebuah kantor bersama, yakni kantor koordinasi dan komunikasi terkait MBG di Provinsi Banten,” kata Andra Soni di Tangerang, Senin (29/9/2025).
Melalui kantor ini, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota dapat lebih mudah memantau serta mengawasi jalannya program MBG yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
“Saya sangat berharap program ini berjalan lancar di Banten. Kita tahu semangat Pak Prabowo adalah meningkatkan kualitas SDM dengan asupan gizi yang seimbang. Karena itu, dalam konteks pelaksanaan, kami sedang menyinkronkan agar akses koordinasi berjalan lebih baik,” ujarnya.
Provinsi Banten sendiri menargetkan 2,9 juta penerima manfaat program MBG.
“Harapannya, setiap kendala bisa diselesaikan sehingga program berjalan baik. Target penerima manfaat di Banten mencapai 2,9 juta, dan tentu dampak positifnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tambah Andra.
