PROGRESIFMEDIA.ID | TANGERANG –Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, H. Imron Rosadi, menunjukkan komitmen nyata dalam mengawal suara konstituen melalui agenda Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026. Bertempat di Kampung Lebak, Desa Kiarapayung, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, 04 Februari 2026, Politisi Partai Keadilan Sejahtera Banten ini turun langsung mendengarkan berbagai keluhan warga yang menuntut perhatian serius pemerintah provinsi.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, persoalan lingkungan menjadi salah satu sorotan utama. Warga Desa Kiarapayung secara kolektif mengusulkan pengadaan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) beserta armada kendaraan pengangkut sampah. Keberadaan fasilitas ini dinilai mendesak guna menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah penumpukan sampah liar di pemukiman.
Tak hanya infrastruktur fisik, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi aspirasi yang menguat. Warga berharap pemerintah dapat memberikan berbagai program pelatihan keterampilan, salah satunya pelatihan tata boga, guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi kaum ibu dan pelaku UMKM lokal.
“Kami sangat membutuhkan sentuhan program pemerintah, baik itu fasilitas kebersihan maupun pelatihan kerja agar masyarakat di sini punya keahlian dan bisa lebih mandiri secara ekonomi,” ujar salah satu perwakilan warga di lokasi.
Persoalan yang paling pelik diutarakan warga adalah tingginya angka pengangguran di usia produktif. Meskipun berada di wilayah penyangga industri, banyak pemuda setempat yang masih kesulitan menembus dunia kerja. Warga berharap ada jembatan komunikasi yang lebih efektif antara masyarakat dengan penyedia lapangan kerja.

Menanggapi rentetan aspirasi tersebut, H. Imron Rosadi yang juga Wakil Ketua DPRD Banten ini, menegaskan bahwa seluruh poin yang disampaikan warga akan menjadi prioritas dalam laporan resesnya. Ia berkomitmen untuk mengawal usulan tersebut agar masuk dalam skema kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Banten.
“Semua aspirasi ini adalah perintah bagi saya. Terkait TPST dan pelatihan keterampilan, kami akan dorong melalui dinas terkait agar masuk dalam perencanaan anggaran. Mengenai lapangan kerja, saya pribadi akan berupaya membantu memfasilitasi informasi lowongan kerja dan memastikan warga lokal mendapatkan hak yang sama dalam mengakses pekerjaan,” tegas H. Imron Rosadi di hadapan warga.
Aksi cepat dan sikap responsif pimpinan DPRD Banten ini menjadi angin segar bagi warga Pakuhaji. Kepedulian yang ditunjukkan melalui janji pengawalan kebijakan diharapkan bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata dalam menuntaskan persoalan mendasar di tingkat akar rumput.
