Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (Himpasiling UI) menyalurkan donasi bagi penyintas bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, Kamis (11/12/2025). Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari aksi solidaritas kemanusiaan bertajuk #SumateraBangkit.
Donasi disalurkan langsung oleh Wakil Ketua Himpasiling UI, M. Iswari A. Salam, melalui kolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar bantuan dapat didistribusikan ke wilayah terdampak, termasuk daerah yang sulit terakses.
Bantuan yang diberikan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar penyintas pada masa tanggap darurat. Menurut Iswari, aksi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa pascasarjana terhadap dampak bencana yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga sosial dan ekologis.
“Banjir bandang dan longsor menunjukkan tingginya kerentanan lingkungan dan masyarakat. Solidaritas publik sangat dibutuhkan untuk membantu pemulihan awal para penyintas,” ujar Iswari.
Pada tempat yang berbeda, Ketua Himpasiling UI, Aldi A. Setiawan, menyatakan bahwa penyaluran donasi ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan akademik mahasiswa pascasarjana dalam merespons krisis kemanusiaan dan ekologis.
“Sebagai insan akademik, kami tidak hanya berkewajiban membaca dan menganalisis bencana, tetapi juga hadir secara nyata di tengah masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Himpasiling UI juga masih terus berkoordinasi dengan relawan dan pemangku kepentingan di lapangan untuk memantau perkembangan situasi dan kebutuhan lanjutan. Hingga saat ini, penggalangan donasi masih dibuka bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam membantu penyintas bencana di Sumatera.
Sebagai organisasi mahasiswa pascasarjana di Universitas Indonesia, Himpasiling UI berupaya aktif mendorong peran akademisi muda dalam merespons isu kebencanaan, lingkungan, dan kemanusiaan melalui aksi nyata dan advokasi berbasis pengetahuan.
