SERANG | PROGRESIFMEDIA.ID — Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Serang, Rabu (8/10/2025), Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memaparkan arah kebijakan dan enam misi pembangunan yang menjadi kerangka kerja selama periode 2025–2029. Pemaparan ini disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Serang ke-499.
Agenda rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Bahrul Ulum dan turut dihadiri beberapa pejabat penting seperti Menteri Desa dan PDTT Yandri Susanto, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusuma, mantan Bupati Ahmad Taufik Nuriman, jajaran Forkopimda, serta para kepala OPD. Dalam kesempatan sama, Pemkab juga memberikan penghargaan kepada ASN berprestasi dan mitra pembangunan daerah.
Bupati menyebut capaian pembangunan daerah menjadi pijakan awal dalam penyusunan misi strategis. Menurut data BPS Kabupaten Serang, persentase penduduk miskin tercatat sebesar 4,51 persen pada Maret 2024, turun 0,34 poin dari 4,85 persen pada Maret 2023. Posisi ini menempatkan Kabupaten Serang sebagai salah satu wilayah dengan angka kemiskinan terendah di Provinsi Banten. Sementara itu, data BPS juga menunjukkan bahwa tingkat pengangguran di Kabupaten Serang mengalami tren penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Dalam pidato visinya, Zakiyah menguraikan enam misi utama yang akan menjadi fondasi pembangunan daerah:
1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, sejahtera, dan berdaya saing.
2. Memperkuat infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
3. Mewujudkan Kabupaten Serang yang produktif dan berwawasan lingkungan.
4. Menjadikan Kabupaten Serang pelopor swasembada pangan.
5. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berorientasi layanan publik.
6. Menumbuhkan kehidupan masyarakat yang harmonis dan religius.
Bupati menjelaskan bahwa keenam pilar ini dirancang saling menguatkan. Misalnya, peningkatan SDM dan infrastruktur diharapkan memberikan basis bagi ekonomi produktif dan pertumbuhan agrikultur, yang kemudian mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. “Enam pilar ini adalah jalan untuk merajut kebahagiaan masyarakat Kabupaten Serang,” ujarnya, sembari menyerukan kolaborasi dengan akademisi, dunia usaha, lembaga keagamaan, dan media.
Zakiyah juga menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi momentum percepatan pencapaian target dalam RPJMD Kabupaten Serang 2025–2029. Ia berkomitmen menjadikan visi “Kabupaten Serang Bahagia” tidak sekadar slogan, melainkan terukur melalui program-program konkret yang fokus pada kesejahteraan rakyat.
Namun, perjalanan pembangunan tidak lepas dari tantangan. Bupati menyebut bahwa perencanaan anggaran dan kolaborasi antar OPD akan menjadi kunci. Selain itu, ia menyinggung kebutuhan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya alam dan melibatkan masyarakat luas agar program lebih tepat sasaran.
Pemaparan enam misi ini diharapkan menjadi acuan bagi Dewan dan masyarakat dalam mengawasi implementasi dan akuntabilitas pembangunan lima tahun ke depan—terutama dalam konteks menurunkan kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, dan menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Serang.
